Seorang mahasiswa tengah mengisi daftar hadirnya sendiri, Senin (17/12). Mahasiswa yang memegang daftar hadir menjadi peluang untuk menitipkan absensi.
Daftar hadir merupakan bagian dari penilaian formatif dosen kepada mahasiswa. Namun, banyak
dosen yang membiarkan mahasiswanya untuk mengisi daftar hadirnya sendiri. Salah satunya di
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Kebiasaan seperti itu, membuat mahasiswa
bermalas-malasan untuk datang kuliah dan menitipkan daftar hadir kepada temannya.
Titip absen rupanya telah menjadi kebiasaan yang sudah mengakar di kalangan mahasiswa,
khususnya mahasiswa semester atas. Alasannya pun beragam, mulai dari jalan yang macet,
terlambat bangun, tidak tertarik mengikuti mata kuliah, hingga karena bobot mata kuliah yang
dianggap tidak wajib.
Tidak adanya pengecekan kembali oleh dosen membuat daftar hadir mudah dicurangi
mahasiswa. Seperti Mahasiswa Jurusan Sosiologi Rachmat Nurdiansyah menurutnya semester
enam ini telah enam kali menitipkan daftar hadir. “Paling sering kesiangan dan telat karena
macet,” katanya, Selasa (18/12). Meskipun telah enam kali menitipkan daftar hadir, ia memiliki
nilai mata kuliah yang sama seperti temannya.
Rachmat bercerita, kebiasaan dosen yang memberikan daftar hadir langsung kepada mahasiswa
menjadi peluang untuknya menitip absensi. Saat malas atau bangun kesiangan ia cukup bermodal
chat untuk mendapatkan daftar kehadirannya. Ia cukup memberitahukan temannya bahwa tidak
dapat hadir mengikuti mata kuliah tersebut. Kemudian, meminta agar mengisi daftar hadirannya.
Lain hal dengan Rachmat, wanita yang kerap disapa Wanda menceritakan, bahwa mata kuliah
yang ia ikuti pada sore hari membuatnya malas untuk pergi ke kampus. Sehingga, menitipkan
daftar hadir menjadi alternatif untuk menyelamatkan nilainya. Jarak yang jauh dari rumahnya di
Kebon Jeruk membuatnya ogah-ogahan ke kampus. “Males ke kampus kalau cuma satu mata
kuliah doang,” ujarnya, Senin (17/12).
Budaya titip absen ini kadang membuat jengkel mahasiswa yang dititipi, semisal Mega
mahasiswi yang suka dititipkan absensi oleh temannya. “Sekali dua kali sih gapapa, kalau udah
keseringan males juga,” keluhnya, Senin (17/12).
Menanggapi kebiasaan mahasiswa yang menitip absen ini, Wakil Rektor Bidang Akademik
Fadhilah Suralaga menyayangkan sikap dosen yang memberikan daftar hadir langsung kepada
mahasiswa. Padahal, daftar hadir mahasiswa menjadi tanggung jawab dosen. Sebab, daftar hadir
ini merupakan cara dosen mendidik mahasiswa supaya disiplin.
Menurut Fadhilah, dosen mengajar mahasiswa tak hanya untuk menjadi orang yang pintar. Tapi,
dosen pun bertanggung jawab untuk menjadikan mahasiswa orang yang berkarakter. Salah
satunya menanamkan sifat jujur, bertanggung jawab, dan berkomitmen. Ia menegaskan, jika
mahasiswa terbiasa curang dalam melaksanakan perkuliahannya, maka sifat ini akan menjadi
kebiasaan. “Tidak masuk bilang masuk, punya tugas menyuruh orang lain. Bagaimana mau jadi
orang yang jujur,” ungkapnya ketika ditemui di ruangannya, Selasa, (18/12).
5 W dan 1 H = What, Who, Where, When, Why, How
What (apa yang terjadi?) : Banyak dosen yang membiarkan mahasiswanya untukmengisi daftar hadirnya sendiri
Who (siapa yang melakukan?) : Mahasiswa
Where (dimana?) : di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
When (kapan kejadian terjadi?) : Senin (17/12) atau Senin 17 Desember 2018.
Why (kenapa?) : Alasannya pun beragam, mulai dari jalan yang macet, terlambat bangun, tidak tertarik mengikuti mata kuliah,hingga karena bobot mata kuliah yang dianggap tidakwajib.
How (bagaimana?) : Tidak adanya pengecekan kembali oleh dosen membuat daftar hadir mudah dicurangi mahasiswa.
Alasan pemilihan angle karena saya melihat begitu banyak mahasiswa yang melakukan titip
absen. Sehingga, titip absen sudah menjadi budaya yang tidak baik di kalangan mahasiswa. Oleh
karena itu, saya tertarik membuat berita mengenai titip absen. Dimana, dalam berita ini beragam
alasan mahasiswa titip absen.
Menanggapi kebiasaan mahasiswa yang menitip absen ini, Wakil Rektor Bidang Akademik
Fadhilah Suralaga menyayangkan sikap dosen yang memberikan daftar hadir langsung kepada
mahasiswa. Padahal, daftar hadir mahasiswa menjadi tanggung jawab dosen. Sebab, daftar hadir
ini merupakan cara dosen mendidik mahasiswa supaya disiplin.
Menurut Fadhilah, dosen mengajar mahasiswa tak hanya untuk menjadi orang yang pintar. Tapi,
dosen pun bertanggung jawab untuk menjadikan mahasiswa orang yang berkarakter. Salah
satunya menanamkan sifat jujur, bertanggung jawab, dan berkomitmen. Ia menegaskan, jika
mahasiswa terbiasa curang dalam melaksanakan perkuliahannya, maka sifat ini akan menjadi
kebiasaan. “Tidak masuk bilang masuk, punya tugas menyuruh orang lain. Bagaimana mau jadi
orang yang jujur,” ungkapnya ketika ditemui di ruangannya, Selasa, (18/12).
5 W dan 1 H = What, Who, Where, When, Why, How
What (apa yang terjadi?) : Banyak dosen yang membiarkan mahasiswanya untukmengisi daftar hadirnya sendiri
Who (siapa yang melakukan?) : Mahasiswa
Where (dimana?) : di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
When (kapan kejadian terjadi?) : Senin (17/12) atau Senin 17 Desember 2018.
Why (kenapa?) : Alasannya pun beragam, mulai dari jalan yang macet, terlambat bangun, tidak tertarik mengikuti mata kuliah,hingga karena bobot mata kuliah yang dianggap tidakwajib.
How (bagaimana?) : Tidak adanya pengecekan kembali oleh dosen membuat daftar hadir mudah dicurangi mahasiswa.
Alasan pemilihan angle karena saya melihat begitu banyak mahasiswa yang melakukan titip
absen. Sehingga, titip absen sudah menjadi budaya yang tidak baik di kalangan mahasiswa. Oleh
karena itu, saya tertarik membuat berita mengenai titip absen. Dimana, dalam berita ini beragam
alasan mahasiswa titip absen.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar