Sabtu, 26 Juni 2021

Dibalik kehilangan

 

Hi, aku kembali dengan membawa kisah kisah yang baru.

3 tahun belakangan ini, memang terasa sangat berat untuk dijalani, mulai dari ayahku yang dirawat dirumah sakit. Kemudian, aku yang jatuh sakit karena virus di rumah sakit. Lalu, 8 bulan yang lalu ayahku meninggal dunia  dan segala masalah lainnya yang memang tidak bisa ku tuliskan di sini. Aku sangat ingin marah kepada tuhan, kenapa harus aku yang terus menderita? Kenapa hanya aku? Apakah tuhan membenciku? Atau apa? 

3 tahun berlalu, dan ternyata aku bisa menjalani kehidupan yang ku rasa berat itu. Ternyata tuhan tidak membenciku, dibalik semua derita yang ku alami, tuhan selipkan kebahagiaan untukku, mungkin memang aku saja yang dulu tidak menyadarinya. Keberuntungan-keberuntungan selalu menghampiriku. Aku bukan termasuk orang yang pintar dalam segala hal. Tapi aku yakin, kepintaran bisa dikalahkan dengan keberuntungan. Dan aku adalah orang yang beruntung.

Begitu banyak yang tuhan beri untukku. Mungkin benar, kita harus sering melihat kebawah. Bukan untuk sombong, melainkan supaya kita bisa bersyukur. Ternyata tuhan memang sangat baik. Sedang aku belum bisa menjadi hamba yang baik. Tetapi, aku akan belajar untuk menjadi lebih baik.

Dibalik kehilangan, aku yakin akan ada hal-hal baik yang muncul. Aku beberapa kali kehilangan. Mulai dari kehilangan ayah, kehilangan dua ekor kucingku, dan terakhir kehilangan cintaku yang telah ku rajut 4 tahun lamanya. Biarlah, aku ikhlas, sembari belajar untuk menjadi wanita yang kuat dan mandiri. Teruntuk cinta yang hilang, biarlah, ku yakin tuhan akan memberikan yang terbaik untuk hambanya. Dan aku pun berharap, dia bisa mendapatkan yang lebih baik dariku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar