Malam ini, kedua kalinya kehilangan handphone(hp) ku. Sebelumnya aku kehilangan hpku saat aku pergi ke Semarang, tepat dihari aku ingin kembali ke Jakarta. Hp ku yang sebelumnya adalah hp pertama yang ku beli memakai uangku sendiri. Yaps, hasil dari kerjaku. Namun, baru lima bulan ku beli, hp ku hilang. Entah dimana, sudah dilacak pun tak jua dapat ditemui. Namun aku tetap berusaha untuk tenang
Entah, di awal tahun ini Tuhan benar-benar sedang mengujiku. Bermula dari ayahku yang jatuh sakit, kemudian aku juga menyusul sakit, lalu hp ku hilang di Semarang, juga di kampusku. Salahku yang tak bisa menjaga apa yang aku punya, hingga hilang begitu saja. Semoga aku masih bisa menemukan hp ku yang hilang di kampus. Aamiin.
Semoga pula akan ada kabar baik yang akan aku dapatkan di tahun ini. meskipun di awal tahun benar-benar Tuhan sedang mengujiku. Di saat aku ingin meninggalkan kebodohan-kebodohanku di masa lalu. Tuhan hadirkan cobaan untukku. Semoga aku masih bisa tetap istiqomah di jalan-Mu.
Terkadang, aku ingin bercerita tentang masalah yang ku alami. Namun bibir ini tetap membisu. Bahkan kekasih, keluarga, teman aku selalu menyembunyikan. Seolah semua baik-baik saja. Terkadang aku tak mengerti mengapa hidup seperti ini. Kekasihku bilang, aku selalu gagal, aku selalu sial. Ya, aku membenarkan ucapannya itu.
Terkadang aku memang harus berusaha keras untuk bisa mencapai apa yang ku impikan, meskipun terkadang, usaha tak membuahkan hasil. Gagal berkali-kali sering ku alami. Tak ada prestasi yang ku raih.
Terkadang aku ingin menyerah dengan hidup. Tapi, ku rasa itu bukanlah Aini.
Terkadang aku butuh bahu untuk bersandar. Tapi ku rasa aku lebih butuh Allah untuk berada di sampingku.
Semoga ada salah satu program beasiswa baik itu pertukaran pemuda antar negara, summer course, summer school, dan beasiswa S2 yang lolos. Aku hanya bisa berusaha dan berdoa. selebihnya Tuhan yang menentukan.
Semoga ada salah satu program beasiswa baik itu pertukaran pemuda antar negara, summer course, summer school, dan beasiswa S2 yang lolos. Aku hanya bisa berusaha dan berdoa. selebihnya Tuhan yang menentukan.
Untukmu yang sedang membaca ini, ini hanya sepenggal kisah duka yang ku alami.
Selamat malam, semoga malam ini aku bisa tidur terlelap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar